Mengenal Obat Hipertensi Serta Cara Menghindarinya

Setiap orang pasti tahu apa itu penyakit hipertensi, tetapi masih belum terlalu mengenal faktor penyebab terbesarnya dan apa dampak buruknya. Terkadang kita sering menanggapi secara gamblang dimana penyakit hipertensi hanya seputar darah tinggi saja, tetapi kita tak tahu bahwa ada 4 organ penting yang bisa terkena dampak jika tekanan darah tidak terkontrol.

Penanganan memakai obat hipertensi juga memperhatikan takaran dan harus mendapat konsultasi dari dokter. Meski masih belum banyak yang tahu penyebabnya, tetapi kita akan bahas mengenai pengertian penyakit hipertensi tersebut.

Dr. Siska Suridana Danny SpJP, FIHA, dari kutipan laman Republika sekaligus anggota dari Yayasan Jantung Indonesia mengatakan Tekanan darah tinggi dikatakan gawat  ketika masuk di tekanan 140/90. Bila melebihi 140/90, bisa menimbulkan resiko kematian akibat komplikasi darah tinggi. Hipertensi sendiri terjadi bila daya dorong darah ke semua organ tubuh mengalami pembesaran sehingga perlu diturunkan secara cepat memakai obat hipertensi.

Sebelum masuk ke bagian cara mengobati hipertensi secara alami kita bahas dahulu dampak buruk ke 4 organ jika kita terserang hipertensi. Ada 4 organ tubuh yang sering menjadi perhatian penting ketika kita terserang hipertensi yang akan dibahas di bawah ini.


4 Organ Tubuh Incaran Hipertensi

1 Otak.

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol bisa memberi efek buruk ke bagian otak. Jika tidak ditangani secara cepat dengan pemberian obat hipertensi maka bagian otak bisa mengalami kerusakan terutama mampu merusak pembuluh darah pusat.

Gangguan stroke bisa muncul karena sistem saraf motorik dan sensorik mulai terganggu. Tidak hanya itu, dalam otak juga mengalami penurunan fungsi dengan tanda penurunan kesadaran akibat dari efek negative yang diterima otak.

2. Jantung.

Satu organ vital berikutnya yang mendapat dampak buruk dari hipertensi tinggi yakni jantung. Tentu saja dari kinerja otot jantung semakin berat karena tekanan darah semakin tinggi. Bila tidak ada penanganan medis maka otot jantung akan bekerja lebih kuat lagi dalam memompa sehingga resiko gagal jantung berujung kematian semakin besar.

Banyak orang mengantisipasi tekanan darah tinggi sekaligus menjaga aliran darah memanfaatkan obat herbal hipertensi yang sekarang banyak beredar.

3. Ginjal.

Pemberian obat hipertensi harus cepat dilakukan bila tekanan darah sudah melebihi batas aman. Organ vital berikutnya yang menjadi sasaran adalah ginjal. Sebenarnya dua organ, jantung dan ginjal memiliki hubungan yakni kemampuan menyaring darah akan terganggu bila tekanan darah terus meningkat. Kondisi pembuluh darah juga terganggu bahkan bisa mengeras atau menyempit sehingga memperbesar resiko gagal ginjal. 

4. Mata.

Terakhir ada organ mata yang sering menerima gangguan ketika tubuh mengalami hipertensi tinggi. Nantinya pembuluh darah di daerah mata bisa terkena gangguan sehingga pengelihatan bisa terganggu atau menjadi kabur. 

Kesimpulan:

Penanganan hipertensi sendiri bisa dilakukan tanpa obat hipertensi, yaitu dengan memakai obat herbal. Jenis obat herbal hipertensi juga tidak berbentuk serbuk ataupun bahan yang sudah dikemas melainkan dari bahan-bahan disekitar kita.

Dilansir laman Blodsky, ada berbagai macam obat alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi mulai dari mengurangi konsumsi garam, mengkonsumsi lobak, meningkatkan konsumsi air putih, konsumsi pisang, dan mengkonsumsi dark chocolate. 

Akhir Kata:

Akhirnya penyakit hipertensi menjadi salah satu faktor terbesar penyebab kematian. Maka dari itu kita harus secara rutin kontrol tekanan darah untuk terhindar dari hipertensi. Cobalah merubah gaya hidup dengan berolahraga rutin, cek tekanan darah, kemudian konsumsi makanan alami. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel